Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke 46 pasca Munas XII



Terlalu Banyak Yang Sudah Tuhan Buat

"Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia ." Mazmur 107:21

Dalam nyanyian ziarah raja Daud berkata Penjagamu tidak akan terlelap (bdk. Maz 121:1-8). Nyanyian ziarah artinya nyanyian pendakian! Semakin tinggi untuk melakukan kontemplasi spiritualitas diri.

Perjalanan Daud dimulai dari seorang penggembala, ia melawan binatang buas demi domba gembalaannya; ia melawan Goliat yang merendahkan dan mengejek Israel; ia tidak disukai raja Saul yang berusaha membunuhnya; menjadi raja ia berperang dengan bangsa dan raja-raja yang menyembah berhala; ia jatuh ke dalam dosa ketika mengambil Batsyeba; ia mengalami perpecahan keluarga karena anaknya Absalom berontak dan melawannya.

Secara manusia, Daud telah berkata jujur, ia pernah telah melayangkan matanya ke gunung-gunung, mungkinkah dari situ datang pertolongan? Faktanya tidak! Daud ditolong oleh Allah yang menciptakan langit dan bumi, yaitu Penjaga Israel yang tidak pernah teridur. Penjaga Israel yang tidak pernah tertidur sebagai bukti Penjaga yang terus berbuat sesuatu bagi Israel, bagi Daud. Perbuatan-perbuatan ajaib Tuhan tak berkesudahan bagi anak manusia (bdk. Maz 107:21)

Mari berziarah, mendaki ke tempat tinggi, mengalami suatu kontemplasi diri, ziarah batin, dan mengingat hal apa saja yang sudah Tuhan buat? Saat sakit, saat terancam bahaya, saat membangun rumah tangga, saat difitnah, saat kekurangan uang, saat ditinggalkan kawan-kawan, saat bisnis terpuruk bahkan gulung tikar, saat berada dalam ketakutan dan kekuatiran, saat tidak tahu harus berbuat apa, saat tergoda tuhan dunia, saat semua yang ada adalah kejatuhan, ketakberdayaan, ketidakpastian, kebingungan...dan sederet kisah yang menggoda untuk "melayangkan mata ke dunia, ke harta, ke kekuasaan, ke relasi...", tetapi faktanya "pertolongan hanya datang dari Tuhan Yesus Kristus".

Benar ungkapan ini, jika seluruh pohon dijadikan pena, jika samudera luas dijadikan tinta, jika hamparan luas langit dijadikan kertas, jika pun memiliki beribu-ribu lidah, tak satupun yang dapat menulis dan berucap tentang seluruh perbuatan Tuhan yang tak pernah terlelap itu.

Jangan pernah ragu dan bimbang, sekalipun Tuhan Yesus tidak menyampaikan segala sesuatu yang telah Ia buat dalam hidup kita, namun sesungguhnya Terlalu Banyak Yang Sudah Tuhan Buat. Nah, sambil menundukkan diri diziarah batin hari ini, mulut ini berucap, terimakasih ya Tuhan. Salam Injili



Ronny Mandang

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…