Thursday, 17 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke-201 pasca Munas XII
7/10/2020


TANGAN KITA JANGAN MENJADI LEMAH LESU


"Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu." Zefanya 3:16

Tangan manusia digunakan untuk beribadah, berdoa, melayani dan bekerja, dengan kata lain tangan atau anggota tubuh lainnya digunakan untuk memuliakan Allah.

Ketika bangsa Israel berperang melawan Amalek, Musa pun berdoa. Saat Musa berdoa dan mengangkat tangan Israel menang, jika menurunkan tangan Amaleklah yang kuat.

Karena perang tersebut berlangsung terus, lalu Harun dan Hur mengambil batu agar Musa duduk, dan menopang tangan Musa bersebelahan hingga matahari terbenam.

Demikian juga, seruan Zefanya atas janji keselamatan dari Tuhan bagi Yerusalem. Zefanya menyampaikan agar Israel jangan takut, malapetaka akan dilalukan, dan TUHAN Allah berada ditengah Israel sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.

TUHAN membaharui sehingga ada sorak sorai kelepasan. Ya, tangan selalu punya peran dan arti yang penting. Kita mengenal istilah-istilah tangan tidak selalu harafiah, seperti; tangan kanan, lepas tangan, pangku tangan, cuci tangan, sembunyi tangan, ringan tangan, panjang tangan dan lain sebagainya.

Demikian juga, tentang Sion diserukan jangan takut, dan janganlah tangannya menjadi lemah.

Mari bersyukur, dengan tangan, kita beribadah, melayani dan memuliakan Tuhan. Dan TUHAN menghendaki tangan kita jangan menjadi lemah, ibadah dan pelayanan jangan menjadi lemah.

Tangan yang lemah memberi petunjuk tugas dan kepercayaan yang Tuhan beri, tidak sanggup lagi dilakukan. Di dalam Kristus, kita pertahankan tangan kita tetap kuat dan dipakai terus untuk kemuliaan Tuhan.

Muliakanlah Tuhan dengan seluruh tubuh kita, tangan kita juga. Siapa yang menjaga tangannya tetap menjadi kuat, ia menang dan mampu memuliakan tangan.

Nah, saat berdoa, bernyanyi, menyembah dan melayani Tuhan, angkatlah tangan yang kuat itu sebagai kepujian dan kesaksian betapa Tuhan hidup dalam kehidupan kita.

Di tengah pandemi, apapun yang terjadi pertahankan tangan kita tetap kuat dan kita tidak "angkat tangan menyerah", kita kuat karena Tuhan Yesus, kita menang juga karena Tuhan Yesus, kita setia juga karena Tuhan Yesus! Di dalam Tuhan Yesus tangan kita tetap kuat.


Salam Injili


Ronny Mandang
Ketua Umum PGLII

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…