Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke 49 pasca Munas XII


Sekalipun Saat Ini Hamba Tuhan Tidak Mendapat Persembahan Kasih Karena Covid19, Tuhan Tidak Pernah Meninggalkannya

"Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan , atau anak cucunya meminta-minta roti;" Mazmur 37:25

Tidak semua hamba Tuhan (Gembala Jemaat, Pendeta, Penginjil, Pelayan Gereja, dll) memeroleh kesejahteraan hidup seperti fasilitas rumah dinas, kendaraan, biaya pendidikan anak, listrik, jaminan kesehatan dan lain-lainnya dari gereja atau tempat pelayanannya, kecuali bagi sinode gereja yang sudah sangat mapan dan mampu. Umumnya para hamba Tuhan mendapat persembahan kasih (pk) bulanan (gaji/honor) dari gereja dimana ia melayani, tidak lebih dari itu. Bahkan sangat banyak yang mendapat pk jika melayani, misalnya pelayan musik, operator sound system, atau pendeta-penginjil yang diundang khotbah atau ceramah. Nah, akibat covid19, keuangan gereja menurun, pelayanan terhenti, para hamba Tuhan tidak mendapat pk, atau hanya memeroleh sebagian.

Umumnya, yang sering diberitakan, bantuan sosial diberikan kepada warga gereja dan masyarakat yang menengah ke bawah, tidak kepada para hamba Tuhan. Hamba-hamba Tuhan juga memiliki keluarga, tetap butuh bantuan sosial, butuh uang bayar ini dan bayar itu, saat ini benar-benar terhenti. Kita percaya bahwa hamba-hamba Tuhan yang setia tidak minta dikasihani karena janji dan sumpah pelayanan sudah diucap saat terjun di ladang Tuhan.

Sebab itu, kepada seluruh hamba Tuhan, jangan sekali-kali takut, janji Allah Ya dan Amin, bahwa siapapun yang melayani Tuhan Yesus, Allah Yang Hidup, tidak akan ditinggalkan atau menjadi telantar. Ini memang waktu yang susah akibat covid19. Semua orang, siapapun dia sedang alami kesusahan. Hamba-hamba yang benar tidak kehilangan iman, tidak kehilangan berkat, tidak kehilangan masa depan, keluarganya tidak menjadi peminta-minta. Bahkan, Tuhan membuat semua hamba-hamba Tuhan tetap tegak berdiri, berdoa, memberkati pelayanannya, bangsanya dan dunia. Hamba-hamba Tuhan tetap bertahan dalam badai kesusahan, dan tetap setia melayani, pada waktu bersamaan, Tuhan Yesus Kristus sungguh memberkatinya, memberkati keluarganya. Mari, kita hamba-hamba Tuhan angkat wajah tinggi-tinggi dan tatap ke depan, kesusahan hari ini cukup untuk hari ini! Tuhan Yesus setia, Dia sahabat kita, dalam sgala susahku, selalu menghiburku, Dia mengerti bahasa, tetesan air mata, walau badai mengamuk dan gelombang menerjang Tuhan Yesus setia. Salam Injili



Ronny Mandang

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…