Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

Pada artikel sebelumnya, telah dijelaskan bahwa setiap anak di dunia ini hanya memiliki satu bahasa kasih yang sama, yaitu waktu. Tidak ada anak yang tidak mau menghabiskan waktu bersama dengan orang tuanya. Setiap anak butuh dikasihi sejak dini agar mereka mengerti makna kasih sesungguhnya. Kasih itu tidak dapat ditukar dengan uang. Kasih itu tidak dapat ditukar dengan hadiah belaka, sebab kasih yang dianggap anak adalah ketika Anda bersama mereka.



Sekarang Anda telah mengerti bahwa anak Anda membutuhkan Anda di dalam waktu mereka.

Maka definisi kasih itu menghabiskan waktu bukan hanya sekedar bersama-sama selama 24 jam, melainkan menggunakan waktu yang berkualitas bersama dengan anak sekalipun Anda adalah orang yang sibuk. Kuncinya adalah waktu yang berkualitas.

Jadi bukan hanya sekedar menghabiskan waktu, namun juga berkualitas dan bermakna bagi anak.

Lalu, bagaimana cara menghabiskan waktu berkualitas bersama dengan anak? Berikut tahap-tahap yang harus dilakukan.



1. Mengenali kebutuhan anak

Dimulai dari mengenali kebutuhan sang anak, cara paling terbaik adalah melalui makan bersama tanpa bermain gadget.

Hindari gadget ketika Anda makan bersama. Anda bisa berbincang-bincang bagaimana sekolahnya, pergaulannya, hobinya, fakta-fakta menarik yang lagi ngetren tanpa menggurui dan menghakimi.

Jadilah teman mereka dan buatlah mereka senyaman mungkin seperti mereka sedang berbicara dengan temannya tanpa mengurangi rasa hormat.

Tipikal orang tua Asia adalah membuat batasan tidak perlu dan ‘gila hormat’, sehingga membuat anak takut.

Tentu Anda harus menciptakan suasana hangat, sehingga mereka mengasihi Anda bukan takut dengan Anda. Dengan perbincangan yang dilakukan, maka Anda akan mengetahui apa ketertarikan anak Anda dan Anda akan mengetahui apa yang tidak disukainya.


2. Bersama-sama mengikuti hobinya

Melakukan hobi bersama bukanlah cara yang buruk, justru akan memberikan kehangatan dan kedekatan yang luar biasa antara anak dan orang tua. Anak akan merasa dihargai dan merasa dikasihi. Ini cara yang sangat baik agar orang tua dapat dekat dengan anak.

Sekalipun Anda tidak menyukainya, tapi lakukanlah dengan semangat dan prinsip ingin mengenal anak lebih baik. Hobi anak bisa saja meliputi bermain bola, bermain mobil-mobilan, bermain boneka, bermain lego/puzzle, nonton Youtube, nge-vlog, ataupun bermain game online.

Mungkin beberapa dari mereka sudah tidak lagi ingin diganggu, jangan terlalu memaksanya. Beri ruang dan waktu. Tandanya mereka belum percaya Anda dan tidak mau Anda masuk ke dalam lingkaran mereka.

Anda bisa mendekatinya pelan-pelan dan menghormatinya. Lalu berbincanglah mengenai hobinya dan minta diajarkan bahwa Anda ingin mengenal hobinya lebih jauh.

Bersama-sama mengikuti hobinya akan membuat Anda lebih mudah masuk ke tahap selanjutnya yaitu tahap ketiga dan inilah main goal dari menghabiskan waktu yang berkualitas.


3. Mengajarkan Firman Tuhan dengan cara yang menarik

Inilah dasar yang paling penting yang sangat wajib diajarkan oleh orang tua, yakni membangun fondasi yang paling dasar dan kuat, yaitu Firman Tuhan. Bilangan Research Center mengeluarkan penelitian bahwa peran orang tua adalah sosok yang paling berjasa dalam membawa anak untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat.

Tingkat presentasenya mencapi 73.1% dan kemudian baru disusul oleh pendeta sebesar 10.6%. Namun yang menyedihkan hanya 23% orang tua yang dianggap baik dalam membimbing kerohanian anak. Berdasarkan penelitian ini, diperlukan kesadaran yang lebih bagi orang tua untuk memuridkan anaknya lebih baik.

Jangan langsung masuk ke tahap ketiga, jika Anda belum melakukan tahap pertama dan tahap kedua. Karena jika demikian, Anda akan membuat mereka tidak nyaman dengan peraturan dan ajaran yang membosankan.

Lakukan tahap ketiga ini dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Anda bisa mengajarkan Firman Tuhan selagi melakukan hobinya. Jika mereka kalah, ajarkan Firman Tuhan bagaimana menerima kekalahan.

Jika mereka menang, ajarkan Firman Tuhan bagaimana bersyukur. Di dalam permainan, banyak nilai-nilai Firman Tuhan yang bisa Anda ajarkan. Jadi inilah menyelam sambil minum air.

Setelah itu, Anda tetap harus mengajarkan Firman Tuhan secara khusus. Jika Anda masih belum mendapatkan bagaimana cara mengajarkan Firman Tuhan kepada anak, maka solusinya adalah menggunakan buku atau bahan materi yang telah disediakan.

Banyak buku dan materi pengajaran anak yang tersedia, namun perlu disadari tidak semua materi pengajaran anak berkualitas baik karena bisa saja mengandung pengajaran yang salah dan bisa berakibat fatal.

Salah satu materi pengajaran anak yang berlandaskan Firman Tuhan adalah materi The Mailbox Club Indonesia. Materi TMC Indonesia disajikan dengan cerita yang menarik.

Dengan pengajaran Firman Tuhan, aktivitas, dan permainan yang menarik membuat materi ini menjadi sangat cocok digunakan bagi para orang tua untuk mengajarkan Firman Tuhan kepada anak. Anda bisa mendapatkan materi TMC Indonesia secara gratis dengan menghubungi  0811 8992 991 atau mengunjungi www.tmcindonesia.org.

Sebagai orang tua, Andalah pilar utama dalam membangun fondasi kehidupan anak. Dan inilah satu-satunya kesempatan emas bagi Anda untuk mengajarkan Firman Tuhan selagi mereka masih terbuka, selagi tanah mereka masih gembur dan siap ditabur.


Mari menabur dengan benar dan dengan perkenanan Tuhan pasti Anda akan menuai dengan sorak sorai.


Penulis
Ezra Natan, S.E., CBC.
Wakil Direktur TMC Indonesia
www.tmcindonesia.org

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…