Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

San Diego, terangindonesia.id - Berita berpulangnya Dr. Morris Cerullo, kelahiran New Jersey, cukup mengejutkan bagi kalangan gereja-gereja Kristen Pentakosta, Injili dan kharismatik di Indonesia. Meski nama Morris Cerullo telah mendunia untuk semua kalangan gereja. Laman Premierchristian.news.com menyebutkan Pendeta pentakosta Amerika, Morris Cerullo meninggal pada tanggal 10 Juli dalam usia 88 tahun di San Diego, California karena pneumonia. Dia telah berkhotbah di seluruh dunia, termasuk di Brasil, Meksiko, dan Nigeria dan bersemangat melatih para pendeta muda, di akhir hidupnya setidaknya telah melatih lebih dari 5 juta pendeta Kristen.

Bishop Dr. Mike Okonkwo pendiri dan pimpinan TREM (The Redeemed Evangelical Mission) di akun twitter-nya menuliskan Penghiburan kami adalah bahwa Anda menjalani kehidupan yang berdampak, membesarkan orang di seluruh dunia untuk Yesus. Morris Cerullo telah menerima banyak penghargaan salah satunya, Lifetime Global Impact Award di tahun 2015

Dalam suatu wawancara dengan PopularTV, dikatakan bahwa Cerullo muda tumbuh di panti asuhan setelah orang tuanya meninggal dalam kecelakaan lalulintas. Cerullo dilahirkan dalam keluarga Yahudi-Italia, dan masuk Kristen pada usia 14 tahun. Sebagai penghuni panti asuhan Yahudi Ortodoks tentu hal ini bertentangan, akhirnya ia berhasil melarikan diri dan memulai pelayanan pada usia 16 tahun. Setahun kemudian ia menerima beasiswa ke sebuah perguruan tinggi Alkitab di New York. Ketika berusia 23 tahun mulai mengadakan acara penginjilan dan penjangkauan luar negeri pertamanya, yaitu di Yunani.

Dia ditahbiskan oleh Assemblies of God sebagai penginjil pada tahun 1952. Dalam perjalanan pelayanannya, bukan tanpa kontroversi, ia mengundurkan diri dari Aliansi Injili Inggris pada 1990-an setelah mereka hampir mengusirnya karena menawarkan kesembuhan dan mujizat bagi orang-orang sakit dan cacat.

Cerullo berinvestasi di pelayanan media dan membeli jaringan pemberitaan PTL yang kemudian dia beri nama INSP-The Inspiration Network, kini dikelola oleh salah satu putranya. Sebelumnya ia telah mengembangkan Morris Cerullo World Evangelism (M.C.W.E) pada tahun 1961. dan tahun 2011, ia meluncurkan acara televisi Victory Today untuk penjangkauannya ke seluruh dunia, dan telah menulis banyak buku yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.

Sebagai penginjil ternama, Cerullo juga sering menuai kontroversi. Ia pernah dituduh melakukan penggelapan pajak di California tetapi kemudian tuduhan itu dibatalkan. Dalam peristiwa lain, ia disebut bermasalah dalam laporan pajaknya meski berakhir dakwaan dicabut. Tahun 2001 komunitas The UK Apologetics melancarkan tuduhan terhadap teologia Cerullo yang disebut sebagai 'Distorsi Skala Besar' terhadap prinsip dasar Kekristenan yang diajarkannya  di berbagai negara.

Laman tabloidmitra.com mencatat, Dr. Morris Cerullo lahir tanggal 2 Oktober 1931. ia datang pertama kali tahun 1972 di Manado. Setelah itu ia kembali datang tahun 2017 dengan menggelar acara di 3 kota yaitu Makassar (22 September 2017), Semarang (25 September 2017) dan Tangerang (26-28 September 2017). Kemudian, Dr. Morris Cerullo menggelar acara Passing The Mantle, Partner Meeting di Hotel Mulia, Jakarta (25 Oktober 2018). Terakhir ia datang ke Indonesia khususnya Jakarta tanggal 26-27 September 2019 dalam acara “Indonesia Conference of The Holy Spirit.” Dalam acara itu, DR. Morris Cerullo menyampaikan pesan Tuhan Bersama Ps. Raymond Mooi, Ps. Gary Whetstone, Ps. Jose Carol, dan Pdt. Tony Mulia.

Di Indonesia, nama Pdt. Tony Mulia, disebut memiliki kedekatan khusus dengan Rev. Dr. Morris Cerullo. Laman Vifamedia.com menyebutkan, Morris Cerullo telah “melahirkan” anak rohani yang setia dan taat kepada Tuhan, juga kepada sang ayah (Dr. Morris Cerullo), Namanya, Pdt. Tony Mulia. “Dr. Morris Cerullo setiap kali datang ke Indonesia, sejak tahun 2005, saya yang jadi host sampai 2019. Hampir setiap tahun Dr. Morris Cerullo datang ke Indonesia. Bahkan tadinya akan kembali ke Indonesia September 2020—karena mendapatkan perintah dari Roh Kudus,”terang Pdt. Tony Mulia.  [Jerimia R. Vegas]

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…