Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Dutch Euthanasia Champion Mengaku Pelegalan Euthanasia ini adalah ‘Slippery Slope (red-Ketidaksengajaan).


Penolakan Inggris mengenai bantuan bunuh diri atau Euthanasia (red - berarti tindakan dokter secara sadar untuk mengakhiri hidup seseorang yang menderita secara fisik tanpa rasa sakit) adalah peringatan bahwa hal tersebut hanya diperbolehkan untuk orang yang berada di ambang kematian atau tidak memiliki harapan hidup.

The Dutch Medical Association Journal mengutip Dr. Bert Keizer yang mengatakan bahwa peresmian mengenai Euthanasia ini dimulai dari ‘sesuatu tidak sesuai rencana/ ketidaksengaja’ yang berubah menuju ke ‘membunuh siapa saja yang tidak berdaya’.

Eutanasia sudah dilegalkan pada tahun 2002 untuk orang-orang yang tidak memiliki pengharapan dan tidak mampu untuk bertahan. Pada dasarnya, ini hanya dapat diaplikasikan pada penyakit sekarat. Namun seiring berjalannya waktu, hukum ini diinterpretasikan secara luas.

Orang-orang dengan penyakit  fisik dan non-fisik, seperti kondisi psikologi tertentu dan dimensia termasuk di dalam golongan ini.

Dr. Keizer mencatat bahwa hukum ini sekarang meluas dan memperbolehkan orang-orang yang memiliki kesehatan mental, terutama orang tua yang melihat bahwa hidupnya sudah tidak lagi berarti.

Pada bulan Juli, sebuah permohonan diajukan oleh pemerintah Belanda yang memperbolehkan Eutanasia bagi orang-orang yang merasa hidupnya sudah selesai (completed life).

Dr. Keizer memprediksi bahwa hukum ini akan semakin meluas lebih jauuh dan memperbolehkan euthanasia bagi anak-anak disabel (berkebutuhan khusus}, orang-orang yang dipenjara dan mendapatkan hukuman seumur hidup; depresi menunggu kematian.

“Perguruan tinggi di Inggris pernah memprediksi beberapa tahun ke sebelumnya dan menjadi kenyataan; bahwa siapapun yang memulai eutanasia dengan ketidaksengajaan, tidak dapat ditarik kembali sehinga menimbulkan pembunuhan secara acak bagi orang-orang sakit yang tidak berdaya.” Kata Dr. Keizer.

Wesminster sejauh ini sudah menekan untuk melegalkan eutanasia atau bantuan bunuh diri, tetapi bulan lalu Tory MP Andrew Mitchell memprediksi bahwa hukum di UK akan berubah dalam 4 tahun ke depan.
Ia berkata bahwa ia tidak mencari perubahan yang besar, tetapi lebih memilih perubahan yang kuat.

The Care Not Killing (CNK) Alliance mengatakan bahwa apa yang dialami di Belanda menujukan mengapa Euthanasia atau bantuan bunuh diri seharusnya tidak pernah diresmikan di UK.

“Ketidaksengajaan ini ada sebuah fakta nyata dan hukum eutanasia di Belanda telah disebarluaskan.” Kata pihak eksekutif CNK, Dr Gordon Macdonald.

ChristianToday/ AZER

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…