Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

NEGARA PANCASILA DARI TUHAN


Setiap negara memiliki kultur budaya serta bahasa yang unik dan spesifik. Karena itu Tuhan menentukan setiap batasan dan musim nya. Mereka memiliki rakyat dan sumber daya yang harus dikelola agar menjadi negara yang makmur dan berdaulat.

Menurut penelitian, masyarakat Indonesia memiliki rating tertinggi dalam hal menolong maupun kemurahan hati dibanding dengan negara lainnya. istilah “Gotong Royong” jangan sampai punah oleh karena infiltrasi budaya asing yang sering membawa paham yang sama sekali tidak sesuai dengan budaya leluhur kita.

Bangsa yang dihuni keberagaman budaya dan agama telah diperjuangkan sedemikian rupa agar dapat hidup dengan harmonis dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika (bersatu dalam keberagaman bukan keseragaman),tanpa kesatuan tidak akan ada kemuliaan bagi bangsa tersebut.

Umat Kristiani yang seharusnya sangat memahami prinsip Ilahi yang diperintahkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus sebagai sang kepala dari gerejaNya

Yohanes 17:21 "Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku"

Namun sering kali kita bersemangat untuk melaksanakan Amanat Agung dengan berbagai strategi. Sehingga lupa bahwa tugas sesungguhnya sebagai duta Kerajaan Allah di bumi Indonesia adalah menjadi warga negara yang baik.

Kita alpa untuk menjaga hal yang paling prinsip memuliakan Sang Kepala kita harus menjadi harmonisator bagi sesama serta melakukan keadilan bagi yang tertindas dan sungguh sungguh Men”Tuhan”kan Yesus Kristus diatas segalanya.

Pandemi Corona yang sedang dihadapi dunia saat ini merupakan akademi atau sekolah mental dan iman apakah kita bisa lulus ujian yang maha berat ini, wabah yang akan berlanjut dengan berbagai musibah dan kemerosotan masih akan berlanjut panjang, tanpa ada seorangpun yang bisa memberikan kepastian dan harapan yang pasti.

Lembah Corona yang sedang dilalui ini sangat mahal harganya apabila hanya bisa melewatinya dengan rasa bangga bahwa masih hidup dan eksis tidak menjadi salah satu korbannya.

Kini saatnya untuk berkaca diri dihadapan Tuhan, karena ujian kita tidak tergantung terhadap kepada orang lain, namun pribadi lepas pribadi.

Tanpa mau mengukur atau menghakimi orang lain situasi hari semakin diperjelas, ada pemisahan kelompok kelompok orang orang apakah mereka menjadi apatis, emosional, irihati, cemburu, ketiadaanharapan, menyendiri atau orang yang memberi harapan kepada orang lain, menolong sesama dalam kesehajaan, semakin cinta Tuhan ataukah menjadi “haters” atau pem”bully” dan sebagainya.


MANUSIA BER-PANCASILA

1. Masihkah kita ber-Tuhan meskipun mengaku bahwa diri kita beragama.
Dalam perilaku kehidupan setiap hari apakah kita mengandalkan Tuhan dan menjadikan hidup dimiliki oleh Dia tanpa ketakutan apapun. Termasuk akan masa depan kita. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang ber-Tuhan dan memiliki hukum hukumNya bagi setiap umatNya

2. Mengasihi Tuhan dan Mengasihi sesama memiliki hukum yang sederajat. masihkan hidup beradab dan berlaku adil kepada sesama. saat terbaik untuk berbagi dan menabur adalah ketika masa krisis!
Disini semua orang akan melihat orang yang dipelihara Tuhan akan tetap kuat dan menjadi pelaksana Firman

3. Persatuan dimulai dari komunitas terkecil yaitu keluarga lalu ke komunitas, kenapa ada peningkatan rating KDRT yang signifikan dalam masa pandemi ini. Masihkah kita menempatkan Tuhan kita sebagai Tuhan didalam hidup kita sehari hari atau hanya sebagai sesebutan saja di mulut bibir.

4. Kebijakan suatu bangsa dikendalikan oleh pemerintahnya, ketika pikiran mereka tidak dikendalikan oleh rasa takut akan Tuhan dan pro masyarakat maka mereka bisa menjadi lalim dan membuat hukum hukum yang melawan Tuhan.
Pada akhirnya bangsa tersebut akan menjadi tercela dan terpuruk. Umat Tuhan diperintahkan untuk berdoa bagi pemerintah. Sebagai wakil Allah di bumi agar menjadi negara yang adil makmur serta unggul.
Pilkada serentak di akhir tahun ini Pelaksanaan pemungutan suara direncanakan digelar secara serentak pada bulan Desember 2020. Total daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020 sebanyak 270 daerah dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.
Kita harus sepakat sehati berdoa bahkan berpuasa untuk momentum ini agar segala nya berjalan dengan damai dan bermartabat serta terpilih pemimpin yang mencintai Tuhan dan mencintai rakyatnya

5. Rasa keadilan harus muncul dari dalam diri kita sebelum kita menilai diri orang lain. apabila kita ingin diperlakukan adil oleh orang lain maka kita harus berlaku adil kepada orang lain. Ukuran keadilan sebagai orang percaya adalah apa yang ditabur maka akan menuainya! God is my judge!

Masa pandemi Covid 19 akan diikuti oleh masa resesi yang berkepanjangan. Namun kita memiliki Tuhan yang maha bisa dan maha adil ketika satu bangsa berseru kepadaNya maka Dia akan menjawab doa yang disertai pertobatan akan segera memulihkan bangsa.

Indonesia selalu diloloskan dan ditolong Tuhan dari segala keterpurukan dan berbagai bencana bangkit kembali dengan segera karena ada Tangan yang tidak kelihatan! Dialah Tuhan alpha dan omega, maha ada dan maha bisa serta maha penolong.

#Indonesiamajudanunggul. Generasi Emas akan muncul.

Daniel Pandji
My Home Indonesia

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…