Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke 12 pasca Munas XII

Kami tidak tahu apa yang harus kami perbuat, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu

" ...Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." 2 Tawarikh 20:12

Yosafat raja Yehuda dan rakyatnya amat gentar karena musuh yang besar, bani Moab dan bani Amon dan pasukan Meunim telah siap dan mendekat untuk menyerangnya di Yerusalem. Lalu Yosafat mengaku kepada Tuhan bahwa ia dan pasukannya tidak memiliki kekuatan menghadapi laskar yang sangat besar.

Dari sisi strategi dan kekuatan pasukannya, jelas tak mampu menahan laju serangan raja-raja yang tidak mengenal Allah. Karena itu Yosafat berserah kepada Tuhan dan berkata: " kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju pada-Mu " Dan Tuhan kemudian memberi kemenangan kepada Yosafat tanpa harus berperang. Tuhan telah berkata, "hai Yehuda tinggalah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberi kemenangan kepadamu" (bdk ay.17).

Hal yang sama ketika kita dan bangsa ini tengah menghadapi serangan Covid19, tidak ada satupun kekuatan dari kita untuk melawannya. Covid 19 terlampau besar untuk dikalahkan. Namun ketika kita berkata, "Ya Kristus, kami tidak tahu bagaimana caranya mengalahkan Covid19, namun mata kami tetap tertuju pada-Mu, karena kami percaya, kami akan tetap berdiri tegak dan Engkau yang telah memberi kemenangan kepada kami dan bangsa kami. Salam Injili.

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…