Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke-200 pasca Munas XII
6/10/2020


JANGAN LEKAS-LEKAS MARAH


"Janganlah lekas-lekas marah dalam hati, karena amarah menetap dalam dada orang bodoh." Pengkhotbah 7:9

Marah? Tentu saja wajar dan selalu dipandang manusiawi. Marah adalah bagian dari emosi setiap orang. Seseorang yang selalu dan gampang marah akan disebut pemarah, yakni orang selalu suka marah bahkan untuk hal-hal yang dipandang tidak perlu harus marah.

Untuk beberapa orang yang gampang marah, karena tidak memiliki kemampuan mengendalikan emosinya sehingga selalu saja marah.

Marah dapat menjadi tabiat seseorang, misalnya seorang suami yang sering marah kepada isterinya, yang juga diketahui sebagai seorang peminum dan pemabuk.

Mengapa seseorang gampang marah, karena hal itu timbul dari pikirannya atau juga dari hatinya. Seseorang yang pikiran dan hatinya tidak bersih, menilai segala sesuatu yang positif dianggap negatif.

Pengkhotbah mengingatkan, siapa yang berakal budi ia tidak lekas-lekas marah. Dan disebutkan selanjutnya, amarah akan menetap di dada orang bodoh dan hal itu adalah suatu kerugian.

Pada umumnya seseorang yang lekas marah dan menjadi pemarah, akan sulit menghentikan amarahnya. Sangatlah baik jika seseorang marah, ia lekas-lekas berhenti dari amarahnya.

Firman Tuhan tegas mengatakan janganlah amarah kita dipertahankan sampai matahari terbenam. Itu artinya, banyak orang disebut bodoh karena amarahnya menetap didadanya.

Kemarahan bagi kita yang hidup di dalam Kristus, dipenuhi Roh Kudus, akan selalu terjadi, namun amarah tersebut tidak perlu sampai membuat kita berdosa.

Saat kita melihat, mendengar atau mengetahui adanya rumah ibadah dan jemaat dilarang beribadah, kita pasti sedih sekaligus marah!

Ketika keadilan diputarbalikkan, kebenaran diinjak-injak, kaum lemah malah ditindas, diskriminasi terhadap kelompok minoritas berulang terjadi, kita juga akan marah.

Namun marah yang kudus tidak muncul dalam sikap-sikap yang anarkhis atau segala bentuk tindakan yang berlawanan dengan ajaran Kristus. Mari marah yang tidak membawa kita keluar dari kekudusan hidup.


Salam Injili


Ronny Mandang
Ketua Umum PGLII

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…