Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Serpong, terangindonesia.id - Perayaan HUT Ke-49 Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) dilangsungkan secara sederhana namun meriah. HUT kali ini yang digelar ditengah Pandemi  Covid -19 menyebabkan acara dilangsungan secara daring. Tema HUT adalah Gereja Berperan Aktif Mempromosikan Ketahanan Masyarakat Dan Adaptasi Di Tengah Pandemi Covid-19.

Tema HUT menegaskan posisi PGLII sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Pergumulan pemerintah dan rakyat Indonesia akan Covid-19 menjadi soal yang diserukan PGLII kepada Umat Injili Indonesia untuk disikapi bersama pemerintah dan bahu-membahu di tengah masyarakat untuk mengatasi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan.

Perayaan HUT Ke-49 dilangsunglan dalam 2 acara dalam 2 hari berturut-turut. Pertama  Webinar Contextual Evangelism and Apologetics dengan narasumber Pdt. DR. Ronny Mandang, Ev. Bedjo Lie, SE, M.Div, MTh dan Pdt. Dr. Yakob Tomatala. Acara ini dilangsungkan pada Selasa 28 Juli 2020. Keesokan harinya dilangsungkan Ibadah dan Perayaan HUT ke-49 yang diadakan secara on site meeting dan online streaming dari Abbalove Serpong, Graha Jasminie HA-1, No. 2-6 Kelapa Gading Selatan, Gading Serpong, Tangerang dengan pengkotbah Ketua Umum PGLII Pdt. DR. Ronny Mandang. Acara yang disiarkan secara Live Streaming di Channel PGLII PUSAT Channel diadakan bersama PW PGLII Banten.

Kedua event di atas dilangsungkan oleh Panitia Rakernas yang diketuai Bapak Deddy Madong. Kepanitiaan ini akan menggelar Rakernas pada Oktober 2020.

Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) atau juga Persekutuan Injili Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Juli 1971 di kota Batu, Malang, Jawa Timur, Indonesia, dengan motto “Dipanggil untuk Bersekutu dan Memberitakan Injil” yang didasarkan pada Matius 28:19 dan Galatia 5:1.

Tokoh-tokoh yang terlibat secara intens dalam pergumulan proses lahirnya PGLII adalah Pdt. DR. P. Octavianus, Pdt. DR. Ais. M. O. Pormes, Pdt. G. Neigenfrad, Pdt. W. Hekmann, Brigjend. (Purn.) N. Huwae, Philip Leo, S. O. Bessie, Pdt. DR. HL. Senduk, Ev. S. Damaris, Pdt. Ernest Sukirman dan Pdt. Andreas Setiawan. Dari pada pendiri tersebut hanya Pdt. W. Hekman yang masih ada.

Kini PGLII dipimpin oleh Pdt. DR. Ronny Mandang sebagai ketua umum. Ia melangsungkan periode keduanya setelah terpilih pada Munas PGLII yang diselenggarkan di Medan 16 s/d 19 Maret 2020 lalu.

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…