Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke-192 pasca Munas XII
28/9/2020


HANYA TUHAN YANG TELAH MELEPASKAN KITA DARI KEGELAPAN


"Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;" Kolose 1:13


Rasul Paulus sering menyampaikan dua hal yang bertentangan sebagai suatu kebenaran yang tak terpungkiri antara pendosa dengan orang telah diselamatkan.

Misalnya, antara dosa dengan anugerah; Antara keinginan daging dengan keinginan Roh; Antara kegelapan dengan terang dan lain sebagainya.

Ketika Paulus menulis kepada jemaat Kolose, ia menegaskan sesungguhnya setiap orang percaya yang hidup di dalam Kristus, "ia dilayakkan untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang kudus di dalam kerajaan terang" (bdk. Ay 12).

Kelayakan untuk mendapat bagian dari segala sesuatu yang telah ditentukan bagi orang percaya, adalah bagian dari kebenaran dan janji dari Tuhan Yesus Kristus kepada mereka yang diselamatkan.

Jika seseorang tidak menerima janji seperti ini, maka sesungguhnya ia berada dalam kegelapan. Bahwa orang berdosa berada dalam kegelapan bukanlah suatu penghakiman tetapi status bahwa ia hidup di luar Kristus.

Dan hidup di dalam kegelapan, segala sesuatu yang dipikirkan, dikatakan dan dilakukan sumbernya dari kegelapan.

Mengapa anak-anak muda Kristen ditegaskan tidak menikah dengan mereka yang hidup di luar Kristus? Sebab bagaimana mungkin terang dan gelap dapat dipersatukan!

Jika dipaksakan dan tanpa adanya perubahan, sulit membayangkan rumah tangga yang dibangun atas dasar terang dan kegelapan.

Demikian pula dalam kehidupan bisnis atau bidang apapun, bagaimana dapat diberkati Tuhan? Orang yang hidup dalam kegelapan tidak mengenal Allah dan kebenaran-Nya.

Dusta, suap, korupsi dalam benaknya adalah tujuan!. Karenanya betapa bahagianya, ketika orang berdosa menerima anunegrah Allah dan diselamatkan, ia dipindahkan dari kegelapan ke dalam terang Kerajaan Yesus Kristus!

Dan, siapapun yang telah dipindahkan ke dalam Kerajaan Kristus, cara berpikir, berkata dan berbuat semuanya bersumber dari terang.

Mari pastikan, kita sudah sungguh-sungguh hidup dan berada dalam Kerajaan Kristus, dan segala sesuatu yang berbau kegelapan tidak lagi menyentuh kehidupan kita.

Suatu ilustrasi, dulu kita hidup dalam kubangan lumpur dosa dan apapun yang terjadi tetap berada dalam kubangan lumpur dosa. Kini kita hidup bebas dari kubangan lumpur dosa dan itu artinya kita tidak lagi berada pada kubangan lumpur dosa.


Salam Injili


Ronny Mandang
Ketua Umum PGLII

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…