Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

MELEPAS RANTAI KEKECEWAAN



Catatan ini membantu kita memahami penyebab utama rasa kecewa, bagaimana mengelola dan memahami jalan masuk dari Firman Tuhan yang mengubah rasa kecewa menjadi doa dan rasa syukur


PENYEBAB & AKIBAT KECEWA

Kecewa adalah respons emosi yang normal dan ada pada setiap manusia. Umumnya perasaan itu timbul karena harapan tak sesuai dengan kenyataan.

Jika rasa kecewa direspons dan dikelola dengan tepat, perasaan itu dapat memperkuat otot emosi dan menumbuhkan pribadi menjadi lebih kuat dan berempati.

Tetapi jikalau tidak maka kekecewaan dapat merusak diri sendiri, relasi dengan orang di terdekat, dan individu yang kita menaruh rasa kecewa. Hubungan silaturahmi atau kedekatan menjadi hambar dan bahkan konflik.

Emosi positif kita menjadi tersedot untuk mengatasi perasaan tsb dan bisa mengganggu emosi dan pikiran kita. Fokus kita kepada rasa kecewa tsb.

Sebagian emosi kecewa kita bagikan kepada orang sekitar, terutama keluarga dan sahabat dekat yang tidak selalu paham dengan apa yang kita rasakan. Emosi tsb bisa merusak relasi tanpa disadari.

Yang paling berat adalah respek dan komunikasi dengan orang yang tadinya kita hormati, menjadi turun bahkan hilang sama sekali. Rasa sayang berubah menjadi hambar bahkan pahit. Itulah akibat jika perasaan kecewa dibiarkan, diabaikan, ditekan atau malah diumbar tanpa diselesaikan.

Penyebab rasa kecewa, umumnya perasaan tidak puas karena kurang kasih sayang atau diperlakukan tidak adil di masa kecil. Hal itu membuat tabung emosi bahagia kita defisit.

Tidak heran ketika kita dekat dan mengagumi seseorang, kita begitu cepat bangga dengan orang tsb. Kita mengidolakannya. Tapi ketika tahu kelemahannya, dan kita dikecewakan maka kita begitu cepat menarik diri, bahkan berbalik menyerang orang tsb baik langsung atau tidak

Jika rasa kecewa tidak dikelola terutama pada figur otoritas seperti guru dan orangtua , akan membuat kita mudah kecewa di masa dewasa
Ini kita sebut sebagai faktor predisposisi.

Sumbangan rasa kecewa bisa datang dari harapan-harapan kita yang dikecewakan baik oleh sahabat, pacar, pendeta, Guru, Kerabat, atau orang dekat kita lainnya. Makin banyak pengalaman kekecewaan tidak dikelola maka makin mudah kita kecewa dalam relasi-relasi kita di masa dewasa, terutama dengan figur otoritas seperti Pendeta, Pemerintah atau atasan di lembaga dimana kita bekerja.

Jika ada yang mencetuskan perasaan kecewa, bahkan karena hal-kecil saja membuat perasaan mudah meledak disertai kemarahan yang besar. Yang kena getahnya seringkali adalah pasangan dan anak kita. Mereka menjadi suka bingung dengan reaksi kekecewaan kita. Kita mendadak diam, merengut dan sensitif. Bahkan yang terburuk ialah, jika tidak dikelola baik bisa mengakibatkan gangguan psikosomatis, dan hubungan dengan Tuhan terganggu.


JALAN  MASUK

Tidak mudah mengelola rasa kecewa dimasa dewasa yang disebabkan kekecewaan di masa kanak-kanak. Kita perlu memproses dengan cara bertemu Konselor atau berbagi dengan sahabat dekat yang sehat secara emasi. Kitab efesus 4:27  mengajarkan kita mengelola emosi negatif seperti kemarahan dan kekecewaan secara harian, tidak membawa rasa itu saat tidur. Tapi melepaskannya.

Sebagian besar emosi negatif datang dari pikiran yang tidak dikelola baik. Jika pikiran kita positif dan baik pada seseorang yang kita kasihi atau figur otoritas, dan fokus pada kelebihannya maka emosi kita jauh lebih positif. Demikian sebaliknya, perasaan kita mudah kesedot dengan kekecewaan, kemarahan dsb

Fil 4:8 menegaskan perlunya pikiran dikelola ke arah yang positif dan suci

Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Kekecewaan yang dipendam, apalagi diumbar kepada orang lain sebagai jalan membalas dendam bagaikan rantai yang membelenggu hidup kita

Dengan menjaga pikiran dan fokus kita pada hal-hal yang baik, dan belajar melihat peristiwa dan pengalaman hidup kita dengan kacamata Tuhan, maka rantai kekecewaan akan dilepaskan. Kasih dan pengampunan adalah kunci melepaskan rantai kekecewaan yang sudah membelenggu anda bertahun-tahun


MANFAAT KECEWA

Bersyukurlah untuk setiap orang yang membuat kita kecewa atau terluka, sebab mereka mengingatkan bahwa kita ini orang berdosa. Ya, pendosa yang selalu membutuhkan anugerah Allah dan pengampunanNya.
Karena itu berkatilah mereka yang mengecewakan Anda dengan sekuat tenaga.

Mereka yang mengecewakan kita menjadi "berkat secara negatif". Dipuji berkat positif, sebaliknya dikecewakan merupakan "berkat negatif." Pengalaman kecewa membentuk kepribadian supaya kita tidak sombong. Jalan untuk kita mengoreksi dan memperbaiki diri.
Juga menguatkan otot-otot emosi lebih kuat.

Dikecewakan bisa menjadi berkat yang tertunda. Salah satunya adalah kita tidak lagi mengandalkan manusia, dan jalan mengoreksi jika memang jika ada yang salah

Tidak ada kekecewaan  kita yang sia-sia. Semua bisa dipakaiNya. Jadi mulailah setiap hari dengan memberkati orang yang mengecewakan kita, karena mereka membuat kita sejengkal lebih dekat dengan salib.


PENUTUP

Kecewa itu emosi yang normal, asal direspons dengan baik. Harga diri yang sehat ikut mempengaruhi perasaan kita mudah kecewa atau tidak. Kelecewaan di masa lalu kita, jika tidak diselesaikan dengan baik dapat dengan mudah memicu kekecewaan yang terjadi di masa kini. Kita akan rentan dan mudah kecewa hanya karena masalah kecil.

Kecewa itu oke, selama bisa direspons dan dikelola dengan baik. Firman Tuhan mengajar kita cara mengelola emosi kecewa secara harian. Juga mengajak kita fokus kepada hal yang baik, pasitif dan kelebihan orang yang kita sayangi. Dengan demikian hati kita terpelihara oleh damai sejahtera dan dijaukan dari rasa kecewa.

 
Julianto Simanjuntak
Keluarga Kreatif, LK3

Belajar Konseling di LK3

https://linktr.ee/Keluarga_Kreatif

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…