Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke-19 pasca Munas XII


Diam di Rumah, Diam di Hadirat Tuhan

"Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu." Yesaya 26:20

Ketika "Tuhan mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya" (bdk. ay.21), Tuhan memberi perintah kepada penduduk Yehuda agar berdiam di rumah, sampai amarah Tuhan berlalu.

Mengapa penduduk Yehuda harus berdiam di rumah? Satu, agar tidak mengalami kemarahan Tuhan; Dua , agar keluarga Yehuda yang di rumah-rumah diluputkan dari kematian dan tetap selamat; Ketiga , untuk menikmati hadirat Allah yang limpah kemuliaan dan penuh perlindungan; Keempat , agar tetap taat kepada perintah Allah.

Hari ini, kita semua, penduduk dari beragam bangsa di dunia, karena covid19, harus berdiam di rumah, tetap tenang karena ada Tuhan; tetap berdoa karena Tuhan akan meluputkan dari kematian; tetap kuat karena berdiam di rumah adalah berdiam di hadirat Allah, sampai covid19 berlalu. Salam Injili



Ronny Mandang

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…