Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Hari ke 112 pasca Munas XII

"Di tengah yang berbeda iman, siapa berani berkelakuan sesuai kebenaran Injil?"

"Tetapi waktu kulihat, bahwa kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan kebenaran Injil , aku berkata kepada Kefas di hadapan mereka semua: "Jika engkau, seorang Yahudi, hidup secara kafir dan bukan secara Yahudi , bagaimanakah engkau dapat memaksa saudara-saudara yang tidak bersunat untuk hidup secara Yahudi?" Galatia 2:14

Ketika rasul Petrus (Kefas) datang ke Antiokhia, rasul Paulus terang-terangan menentangnya. Menurut Paulus, Petrus makan bersama orang-orang yang tak bersunat, namun ketika orang dari kalangan Yakobus juga datang, Petrus menjauh seakan tidak bergabung dengan orang-orang tak bersunat itu. Hal ini membuat Barnabas dan orang Yahudi ikut-ikutan bersikap munafik (ayat 11-14).

Paulus berkata "kelakuan mereka itu tidak sesuai dengan dengan kebenaran Injil", Petrus dituding telah hidup secara kafir dan bukan sebagai orang Yahudi. Nah, bagaimana dengan pemimpin Kristen hari ini? Apakah saat berada di antara mereka yang berbeda iman, masih berani hidup sebagai orang Kristen? Berhati-hatilah dengan sikap toleransi yang membuat identitas Kristen disembunyikan atau dihilangkan, dan menjadi sangat munafik.

Bahaya sekali jika seorang pemimpin Kristen tidak berani menyatakan siapakah dia? Korbannya adalah orang--orang bersamanya akan ikut berkelakuan sepertinya, ikut munafik dan kehilangan identitas diri. Salam Injili



Ronny Mandang

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…