Sunday, 20 June 2021
Share To:
feature-top

Jakarta, terangindonesia.id - Indonesia merayakan 75 tahun kemerdekaannya dalam situasi yang tidak mudah. Demikian ujar Ketua Panitia Gabungan Lembaga-lembaga Kristiani di Indonesia "Kado bagi Negeri" (KBN), Horas Sinaga, dalam merayakan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2020 mendatang.

Dampak wabah Covid-19 yang mengguncang perekonomian dunia turut dirasakan pemerintah dan rakyat Indonesia. Situasi ini mendorong umat Kristiani Indonesia mengambil peran konkret dan berpartisipasi aktif bagi Indonesia, ujar Horas.

Ia mengatakan, "Perayaan 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momen yang tepat bagi umat Kristiani untuk bangkit dan menjadi terang."

"Kebangkitan spiritual ini selayaknya mendorong kita menjadi inspirasi bagi sesama dalam mengembangkan daya ekonomi dan berjejaring. Guncangan ekonomi yang menerpa negeri ini mengundang kita berdoa dan memohon belas kasihan Tuhan, sekaligus mengajak kita merespons sebuah panggilan untuk berbuat nyata bagi masyarakat di Tanah Air," imbuhnya.

Horas menilai 75 tahun merupakan angka yang sangat matang, sekaligus titik akhir dalam mempersiapkan visi Indonesia Unggul pada satu abad yang akan datang.

"Jika kita gagal mempersiapkan serta melewati tahun ini, maka akan tidak mudah mencapai visi satu abad Indonesia unggul. Maka, tahun ini kita harus serius mempersiapkan generasi muda agar visi itu bisa tercapai. Apalagi, tahun 2020 ini kita diterpa pandemi Covid-19 yang meluluh-lantakkan ekonomi dan berbagai bidang kehidupan," ujar Ketua Panitia KBN itu.

Horas menambahkan, "Kita harus lebih serius di 75 tahun kemerdekaan ini. Acara Kado Bagi Negeri pada tanggal 15 dan 16 Agustus nanti adalah luapan rasa cinta umat Kristiani bagi negeri ini, yang diwujudkan dalam hadiah nyata bagi Indonesia."

Kado yang diberikan bagi negeri adalah sebuah motivasi serta gerakan berkesinambungan yang selaras dengan misi mencapai Indonesia Unggul di satu abad nanti, kata pria yang juga Ketua Umum Visi Indonesia Unggul itu.

Ia mengaku ingin acara perayaan 75 tahun kemerdekaan RI dengan tajuk "Kado bagi Negeri" nanti menjadi motivasi yang bisa menggerakkan generasi muda dan masyarakat umum, sehingga ada wujud nyata atau sebagai kado bagi negeri.

"Umat Kristiani perlu dan wajib bergotong-royong dalam ikhtiarnya memberkati negeri tercinta. Maka, berbagai lembaga Kristiani yang memiliki panggilan sama, sudah layak dan sepantasnya bergotong-royong memberi hadiah atau Kado bagi Negeri," ujar mantan Senior Manager di Bank Mandiri itu.

"Kita berharap acara pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2020 nanti menjadi detonator ledakan pergerakan yang menumbuhkan serta menghidupkan ekonomi kerakyatan, dan terus konsisten memberi kontribusi dalam misi membangun Indonesia sampai terwujudnya Indonesia unggul nanti di 2045," pungkas Horas Sinaga.

Acara KBN sendiri akan dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom, dan akan menampilkan para pembicara populer, seperti bersama Tracy Trinita, Frans Meroga, Pdt. Engeline Tjia, dan Pdt. Alex Nanlohy.

Lembaga-lembaga yang tergabung dalam Panitia KBN, antara lain:

1. Visi Indonesia Unggul
2. Perkantas DKI Jakarta
3. Orang Muda Katolik KAJ
4. STT Aletheia
5. Our Daily Bread Ministries Indonesia
6. Christian School of Culture, Politics, & Philosophy (CHRISPOL)
7. GAMKI
8. Independen Tanpa Wajah
9. Komunitas Milenial Peduli Indonesia (KOMPII) Surabaya
10. Transforming Indonesia Movement
11. Indonesian Care
12. Transformation Connection Indonesia


#KadoBagiNegeri
#75Tahun
#IndonesiaMaju
#VisiIndonesiaMaju

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…