Friday, 18 June 2021
Share To:
feature-top

Jakarta, terangindonesia.id - Anak-anak adalah pribadi yang masih bersih tapi sangat rentan dan mudah dipengaruhi oleh hal apa saja yang berada di sekitar mereka. Mereka membutuhkan kasih sayang, pemeliharaan dan tempat bagi perkembangannya. Mereka  membutuhkan orang lain dewasa) untuk merubah hidup mereka. Perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi yang sangat pesat membuat anak-anak masa kini lebih memilih untuk hidup sesuai dengan tuntutan zaman modern daripada dianggap ketinggalan zaman atau ‘jadul’.

Tidak adanya kesadaran bahwa mereka adalah ciptaan Tuhan yang paling mulia serta serupa dan segambar dengan Allah membuat mereka mempunyai kecenderungan untuk menyimpang dari hukum dan ketertiban yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan pengertian terhadap realita kehidupan.

Salah satu contoh adalah dalam Media Tempo. Co, Beijing, setelah menonton program TV yang menayangkan tentang ‘Penjelajah Waktu’, yaitu bagaimana orang bisa bepergian ke masa lampau. Dan setelah selesai menonton acara TV tersebut, dua orang siswi Sekolah Dasar bunuh diri dengan cara melompat ke sebuah kolam dan menenggelamkan diri. Karena mereka mempunyai keinginan untuk kembali ke Dinasti Qing yang memerintah di Cina sejak 1644-1911. Contoh tersebut merupakan kasus yang sangat serius terkait perilaku berbahaya yang dilakukan oleh anak-anak akibat dari kemajuan teknologi.

Oleh karena itu anak-anak perlu mangalami perjumpaan secara pribadi dengan Tuhan Yesus. Berikut hal penting yang perlu dipahami oleh seorang anak antara lain adalah:

1. Awal dari segala sesuatu, Bagaimana Allah menciptakan alam semesta beserta isinya; mengapa Allah menciptakan manusia dan apa tujuan-Nya. Semuanya indah pada mulanya!
2. Apa yang menyebabkan ada kesusahan, kesulitan, dan masalah; itu adalah akibat dari dosa.
3. Apa yang dilakukan Allah untuk menolong dan menyelamatkan manusia yang berdosa dengan memberikan Anak-Nya yang tunggal, yaitu Tuhan Yesus Kristus yang mati untuk kita semua.
4. Pastikan bahwa anak-anak telah menerima Yesus sebagai Juruselamat mereka secara pribadi.
5. Apa yang disediakan Allah bagi anak-anakNya.
6. Tugas anak-anak setelah mereka diselamatkan, yaitu menjadi penginjil cilik.
7. Rencana Tuhan dalam hidup mereka.

Seorang anak yang mendapat pengertian yang jelas akan Kasih Allah di dalam Pribadi Yesus Kristus, pasti akan mengalami perubahan/transformasi dalam hidupnya. Seperti yang disaksikan oleh seorang anak dari Sonsila Likupang, Minahasa Utara.
Namaku Nandito, umur 10 tahun. Hal yang kusyukuri dalam hidupku adalah, oleh karena Kasih dan Kemurahan-Nya, Tuhan Yesus boleh mengubah hidupku.

Dulu, aku adalah anak yang suka membantah orang tua, suka berbohong, malas berdoa dan satu perkara fatal yang kulakukan adalah mencuri uang gereja di rumah bendahara. Orang tuaku sangat terpukul…apalagi mama adalah seorang pelayan Tuhan.

Dalam suatu ibadah Pembinaan Anak-anak, saya mendapat pelajaran dari TMC Indonesia. Lewat pelajaran-pelajaran TMC inilah hidupku bisa berubah, sebab aku menjadi mengerti cara iblis yang adalah musuh yang sangat berbahaya, tidak merasuki hatiku lagi.
Terima kasih TMC Indonesia! Terima Kasih Tuhan Yesus atas perubahan ini!

Untuk para orang tua terkasih marilah kita membawa anak-anak untuk mengalami perjumpaan dengan Tuhan Yesus secara pribadi! Tuhan Yesus Memberkati!


Informasi lebih lanjut
www.tmcindonesia.org /0811 8992 991


Penulis  : Jane Irawan
Editor  : Ezra Natan

Iklan Patriot Garuda Nusantara
Doa Kesatuan by Lumbung Yusuf

Comment

Add a Comment

Tidak Ada Tempat di Tanah Air Indonesia Bagi Terrorisme
Generic placeholder image

Rangkaian ibadah menjelang paskah adalah moment khusus bagi umat Kristiani. Minggu Palma adalah bagian dari ibadah yang jalani dengan khusyuk. Berbagai persiapan yang dilakukan oleh pengurus gereja, selain…